Langsung ke konten utama

Postingan

Mengikuti Aturan Pemerintah, Sama Dengan Mengurangi Penyebaran Covid – 19

   Seperti yang kita tahu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada tanggal 14 september 2020  yang memiliki dampak penyebaran Covid paling tinggi. Pada 14 september 2020, tambahan kasus baru di DKI Jakarta sebanyak 1.062 kasus. Nah menurut saya, kita sebagai masyarakat yang patuh harus tetap mengikuti apa yang sudah menjadi ketetapan pemerintahan, dengan cara kita tidak melakukan aktifitas apapun di luar rumah, kegiatan semua kita gantikan di dalam rumah seperti belajar melalui daring, bekerja (WFH). Kita juga harus mengikuti protokol kesehatan yang ada agar dapat mengurangi penyebaran COVID – 19, seperti mengunakan masker jika ingin keluar rumah dengan catatan untuk hal penting, mencuci tangan sehabis keluar rumah, selalu minum vitamin agar menjaga kesehatan tubuh, dan tidak berkumpul ramai. Kita sama – sama memberantas penyebaran COVID – 19 ini agar kita bisa beraktifitas seperti biasa lagi. PSBB (Pembatasan ...

Andai Aku Jadi Wartawan

Pasti kalian bertanya, kok judul nya “Andai Aku Jadi Wartawan”? ya memang judul nya dibuat kaya gitu dikarenakan sebuah cita – cita saya ingin menjadi wartawan jurnalish. Oh iya, kenalkan nama saya Andryan Prasetia. Saya seorang mahasiswa jurnalistik. Saya berkuliah di sebuah kampus di Jakarta STISIP Widuri. Mungkin ada beberapa orang yang bilang, kenapa jadi wartawan kerjaannya berat, iya memang semua profesi   tidak ada yang enak juga sih, semua profesi pasti memiliki kosekuensinya masing – masing. Tapi kalo saya piker – pikir jadi wartawan jurnalish itu seru loh, semisalkan kalian disuru ngeliput daerah papua bonus untuk kalian ya kalian keluar kota gratis hehe. Wartawan jurnalish, saya punya sedikit pengalaman yang kalo dibilang itu antara kesal tapi seru,. Kesal nya   kalo kita nyari narsumber itu susah susah gampang dan belum lagi kalo kita sudah dapat narasumber ketika kita Tanya jawaban nya itu ngeselin. Tapi seru nya kita jalan – jalan nyari sumber berita yang a...

Sastrawan Kebanggaan Indonesia Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia

Sumber : Google.com Penulis : Andryan Prasetia JAKARTA - Sastrawan Indonesia, Sapardi Djoko Domono menghembuskan napas terakhirnya pada umur 80 tahun di Rumah Sakit Eka Hospital DBS Tangerang, pada Minggu 19/07/2020 pukul 09.17 WIB. Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono merupakan seorang pujangga kenamaan berkebangsaan Indonesia. Biasanya, beliau kerap disapa atau dipanggil dengan singkatan namanya, yaitu SDD. Meninggalnya Sastrawan kebanggaan Indonesia itu meninggalkan duka mendalam bagi para penikmat karya - karyanya. Beliau dikenal melalui berbagai puisi mengenai hal - hal sederhana tetapi penuh dengan makna kehidupan. Hal itu yang membuat karyanya populer di kalangan Sastrawan maupun khalayak umum. Dalam puisinya, ia seringkali menggunakan nuansa alam untuk menghidupkan kata demi kata. Hujan, alam, daun, bunga, pagi, dan malam tak lepas dari perhatiannya sebagai inspirasi. Karya - karya puisi nya tersebut yang sangat populer adalah sebagai berikut. 1. AKU INGIN ...

Persoalan Tarif Repid Test (test cepat) Masih Membingungkan Warga

Seharusnya bukan untuk mempersulit warga repid test (test cepat), Terlepas dari polemik Komersilisasi Sulawesi utara, Selasa (16/6/2020)  Mengambil darah seorang warga yang menjadi peserta test cepat (repid test) SUMBER : KOMPAS/ KRISTIAN EKO PRASETYADI PENULIS : ANDRYAN PRASETIA JAKARTA, 8/07/2020.  Warga masih kebingungan soal tarif repid test atau test cepat yang beragam dan masih cenderung mahal. Padahal, hasil test tersebut adalah salah satu syarat untuk berpergian kemana pun atau memasuki wilayah tertentu. Gilang (25) tidak jadi kembali ke Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, karena repid test yang mahal harganya. Tarif repid test di Sorong, Papua Barat sembilan  kali lebih mahal dari tiket  kapal penyebrangan. Tarif tiket penyembarangan kapal Rp. 100.000. Sementara tarif repid test Rp. 905.000.  "Harusnya saya kembali ke Wisai, Raja Ampat, Papua Barat. Akan tetapi, saya tertunda karena repid test yang tidak masuk akal." Ujar Gilang....

Terus Meningkat Korban Positif Covid - 19 Semakin Memprihatinkan

Sumber : Tribunnwes.com Hingga hari ini, Selasa (7/7/2020) jumlah pasien positif virus corona di Indonesia masih terus bertambah. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona Achmad Yurianto kembali menyampaikan informasi terbaru mengenai data dan kasus Covid-19 di Indonesia. Achmad Yurianto menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi, sehingga kasus Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Informasi ini disampaikan Achmad Yurianto dalam konferensi pers dalam konferensi pers dari Graha BNPB yang disiarkan langsung pada Selasa (7/7/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa pukul 12.00 WIB, terdapat 1.268 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total ada 66.226 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. UPDATE Corona Nasional 7 Juli Terus Meningkat: Total 66.226 Kasus, 3.309 Pasien Covid-19 Meninggal Selasa, 7 Juli 2020 17:03 Hingga hari ini, Selasa (7/7/2020) jumla...

Wawancara pak Prof. Dr. Robert M. Z. Lawang

Rabu, 17 juni 2020, 13:25. Saya melakukan wawancara dengan Pak Prof. Dr. Robert M. Z. Lawang. Beliau adalah selaku ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP Widuri), namun wawancara kita ini melalui sebuah aplikasi Komunikasi WhatsApp dikarnakan suasana yang sekarang ini tidak mendukung yah. Sumber : Profil WhatsApp Penulis : Andryan Prasetia Prof.  Dr. Robert .M.Z Lawang Beliau adalah Guru Besar UI (Universitas Indonesia)   Mengembangkan dan  Mengamalkan Ilmu untuk Pengembangan Masyarakat Desa  Kepakarannya di bidang Sosiologi Modern dibuktikannya dengan berbagai  kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan bidang tersebut, seperti  sebagai konsultan irigasi untuk Irrigation Service Fee (The World Bank) pada 1989- 1994, sebagai peneliti tentang konflik tanah di Manggarai (dengan Pemda Manggarai)  pada 1995, konsultan demografi (ADB Grant) pada 1997, serta sebagai konsultan untuk  Urban Air Quality...

Wawancara Pak Retor A W Kaligis kewenangan dosen mengajar disaat pandemi

Jumat, 12 juni 2020. 13.00 Disini saya berkesempatan mewawancarai satu dosen Kampus STISIP Widuri tentang covid dan sistem pembelajaran yang beliau berikan. Pak Retor AW Kaligis namanya, saya berkesempatan mewawancarai beliau melalui salah satu aplikasi daring. Ya maklum sekarang tuh lagi pandemik Covid - 19 . Sumber : berdikarionline.com Penulis : Andryan prasetia Retor AW Kaligis Doktor Sosiologi Universitas Indonesia (UI) Untuk diketahui Retor adalah Dosen Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial (STISIP Widuri). Beliau juga anggota penuh (Full Individual Member)  APASWE (Asia and Pacific Association for Social Work Education). Beliau juga banyak menulis artikel dan buku, Pada tahun 2014, ia menerbitkan buku yang berjudul Marhaen dan wong cilik : membedah wacana dan praktik nasionalisme bagi rakyat kecil dari PNI sampai PDI-Perjuangan (Marjin Kiri, 2014). Baca dengan baik ya teman teman. Berikut wawancara saya dengan beliau. Perkenalkan pak nam...